MAKASSAR—Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (Pengprov FOPI) Sulawesi Selatan menggelar seleksi daerah untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Sulsel pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque Oktober 2026 mendatang di Jakarta.
| Foto bersama atlet |
Kegiatan seleksi yang dipusatkan di Lapangan Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) Banta-Bantaeng ini diikuti puluhan atlet potensial perwakilan dari berbagai Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, berlangsung mulai tanggal 22-23 Agustus 2026.
Para atlet yang datang dari berbagai daerah seperti Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Parepare, Bone, Sidrap, Wajo, Barru, Pinrang hingga Luwu Raya bersaing memperebutkan kuota kontingen di sejumlah nomor tanding bergengsi. Kategori yang diuji meliputi:
• Single (Single Men dan Single Women)
• Double (Double Men, dan Double Women)
Ketua Tim Seleksi FOPI Sulsel Dr. Bennya Badaru, menyampaikan bahwa proses seleksi tahun ini terbuka tidak istilah ordal dalam yang artinya semua atlet wajib menang kalau mau lolos, selain dari itu seleksi tahun ini menitikberatkan pada tiga aspek utama konsistensi akurasi lemparan (pointing dan shooting), ketahanan fisik, serta kesiapan mental bertanding di bawah tekanan kompetisi tingkat nasional, ujarnya.
Sementara Prof. Dr. Nukhrawi mewakili ketua umum menyampaikan Sulsel memiliki tradisi prestasi yang kuat di cabang olahraga petanque nasional. Seleksi ini di jalankan secara ketat dan transparan agar kontingen yang berangkat benar-benar atlet yang berada di puncak performa untuk membawa pulang medali emas," ujarnya.
Ajang seleksi ini sekaligus menjadi pembuktian bagi regenerasi atlet muda daerah bersanding dengan atlet-atlet senior berpengalaman.
Hasil akhir dari seleksi ini akan mengerucutkan nama-nama atlet terpilih yang selanjutnya menjalani program pemusatan latihan daerah (Pelatda) sebelum bertolak menuju Kejurnas 2026.
Akses dokumentasi kegiatan: foto & video